Seorang facebooker mengirim note berkaitan dengan fenomena Sri Mulyani (SMI). Dengan gaya khas piantun Jawi yang Sumeleh, friend ini memaparkan Essay dengan gaya penuh petung dan ndakik-ndakik, santun dan juga menusuk bahkan agak nakal. Friend yang satu ini merangkum itu semua dalam sebuah Pakem Lakon "Sri Minggat". LHo ! kok gitu ? Walau demikian, saya sepakat dengan term tanggung jawab : "Tinggal glanggang Colong Playu". Namun pertanyaan lain muncul juga, kalau demikian, apakah perlu Lakon "Word Bank Obong ?", untuk memastikan apakah WB Niatnya baik atau justru berselingkuh ?
Fested Interest
Sebanarnya, dalam hal apapun Kontroversi pasti ada, dulu juga Belanda menganggap Para Mujahid sebagai extrimis, kita pun mengganggap mereka yang Pro Belanda sebagai Penghianat. Bank dunia, IMF , UN,termasuk Dewan Keamanannya kan jelas posisinyaMemperjuangkan Kepentingan Siapa. Dimanapun juga, dalam kondisi genting, Sang Putri Pasti Diselamatkan. Jangan Terpedaya karena jabatan.
Dengan demikian dalam menangkap sebuah gejala atau fenomena empirik, pradigma dan dasar kepentingan subyektif sangat menentukan penilaian. Ini syah-syah saja, sebagaimana kebebasan SMI sendiri dalam menentukan sebuah pilihan. Pilihan-pilihan ini lah yang punya konsekuensi, termasuk konsekuensi dalam atribut klasifikasinya, apakah pahlawan atau penghianat, apakah Pemenang atau Pecundang.
Mulyani Memang Bukan RA Kartini. Ketika RA Kartini mendapat "Kesempatan Platina" ke Belanda karena kualitas, kekritisan, dan spiritnya, Beliau lebih memilih tetap di Jawa Mendidik Kaumnya, menyeleseaikan tugas-tugas "Pergerakannya", Sebaliknya, Mulyani "Mencaplok Kesempatan Emas" dengan meninggalkan Seabrek Tanggung Jawab Nasionalnya. Itulah bedanya "Pendekar Bangsa" dengan "Wanita Karier".
Bangsa ini lebih membutuhkan Banyak RA Kartini, SK Trimurti, Ibu Fatmawati,Minarni, Susi Susanti, Bung Karno, Bung Hatta, Buya Natsir, Buya Hamka, Rudy Hartono,Lim Swie King dan juga Habibi- Habibi Lain yang Tulus meninggalkan "Kesempatan Syurga" di Luar negeri untuk kepentingan nasional.
WORLD BANK OBONG
Sungguh ironis memang, Negeri ini justru dirusak oleh orang-orang pinter yang keblinger, profesional-profesional binal, ahli-ahli yang bersatu dalam mavia manipulasi.Padahal langsung atau tidak langsung, dalam proses perkembangannya untuk mencapai "taraf Itu" tidak sedikit Sumber Daya negeri ini yang dimanfaatkannya.
Pada akhirnya, hati nurani SMI akan mengatakan sebenarnya, dan sejarah akan mencatat apakah SMI melakukan untuk kepentingan bangsa atau kepentingan bangsam yang kepentingannya dikamuflase dalam berbagai bentuk Lembaga Dunia.
Ataumungkin kita harus menciptakan Lakon baru "Bank Dunia Obong" untuk memastikan apakah Bank Dunia punya niat baik atau sebaliknya,justu melakukan Perselingkuhan ?
He he he seperti Sendra Tari Ramayana saja.
CANTIK, SEHAT DAN CERDAS DENGAN PRODUK ALAMIAH

Zincum (Zn) atau unsur logam seng adalah unsur mikromineral yang belakangan ini cukup mendapat perhatian luar biasa. Bukan hanya Zinkum menjadi pembicaraan karena menjadi unsur penting membuat rambut indah mahkota wanita sebagaimana sering ditayangkan tiap saat di berbagai stasiun televisi. Zinkum juga terbukti penting untuk daya tahan tubuh, banyak anak-anak yang ternyata kekurangan unsur ini. Bahkan WHO menyatakan Indonesia berisiko tinggi kekurangan asupan zink karena umumnya hanya mengonsumsi 50% dari angka kecukupan gizi.
Zincum adalah mineral penting yang ikut membentuk lebih dari 300 enzim dan protein. Zincum terlibat dalam pembelahan sel, metabolisme asam nukleat, dan pembuatan popipeptida (protein) Zincum memegang peranan esensial dalam banyak fungsi tubuh, dan sebagai bagian dari enzim atau kofaktor pada kegiatan lebih dari 300 enzim. Berperan dalam berbagai aspek metabolisme, seperti reaksi-reaksi danal sintesis dan degradasi karbohidrat, lemak, protein dan asam nukleat. Sebagai bagian dari banyak metabolisme, Zink dibututuhkan pada hamper semua aspek metabolisme sellular.
Trimidinkinase, RNA polymerase, DNA polymerase, ribonuklease, dan reverse transcriptase, adalah beberapa enzim zinc-dependent yang merupakan katalisator penting dalam replikasi dan transipsi DNA selama dalam pembelahan sel ( Shankar & Prasad, 1988; McLange, 1988). Berarti zink juga berperan dengan pembentukan faktor penentu keturunan, atau hereditas melalui proses reproduksi subtansi dasar hereditas.
Zink juga membantu kerja beberapa hormon termasuk hormon kesuburan, juga hormon yang diproduksi oleh kelenjar di otak, tiroid, adrenal, dan timus. Contohnya, hormon timulin di kelenjar timus untuk membuat sel limfosit T hanya akan aktif bila sudah berikatan dengan zink. Padahal sel-T ini merupakan pasukan sel darah putih yang menunjang daya tahan tubuh. Hormon prolaktin juga membutuhkan zink untuk menstimulasi ASI dan pertumbuhan kelenjar payudara. Bahkan menurut Tri Suimarti Raahayu Ningsih, Ahli gizi RS Dr Sardjito FK UGM, Zinc termasuk anti oksidan yang merupakan unsur penting penangkal radikal bebas.
Sebagai antioksidan kuat, zink mampu mencegah kerusakan sel dan menstabilkan struktur dinding sel. Zink berperan dalam proses penyembuhan luka dengan cara merangsang pembentukan dan pemindahan sel kulit ke daerah luka. Kekurangan zink ringan dapat menimbulkan kurangnya nafsu makan disertai dengan penurunan berat badan, rabun senja, dan mudah terinfeksi. Pengecapan dan penciuman juga bisa terganggu karena sel-sel perasa rusak akibat berkurangnya enzim carbonic anhydrase. Enzim itu hanya bisa terbentuk kalau ada zink.
Kekurangan zink sedang menyebabkan terhambatnya pertumbuhan, kekurangan hormon kesuburan (hipogonadisme) , dan melambatnya penyembuhan luka. Yang lebih berat, timbul gejala kerdil, anak sering sakit karena kurangnya sel darah putih, kelenjar timusnya mengecil, botak, kelainan kulit dan pencernaan, diare, dan juga gangguan emosi. Laporan terakhir menunjukkan bahwa kekurangan zink bisa menyebabkan Attention Deficit Hyperactive Disorder (ADHD). Saat ini, zink juga dihubungkan dengan pengobatan AIDS, kanker mulut rahim dan prostat serta terjadinya atherosklerosis.
Sementara itu, dalam Lintas IPTEK Harian Republika edisi Rabu, 27 April 2003 memuat Hasil Research Human Nutrition Research Center di Grand Fork Amerika Serikat yang dilakukan selama kurun waktu 2002 hingga 2004 terhadap 209 siswa, TERBUKTI ZINk PERTAJAM DAYA INGAT SISWA. Sumber lain menyebutkan, pemberian zink kepada anak usia sekolah dapat MENINGKATKAN KECERDASAN 16 %.
Pemaparan di atas jelas menunjukan betapa SANGAT DIBUTUHKANNYA mikromineral zink, betapapun nutrisi kita beragam, namun ketidak hadiran zink di dalamnya membuat semuanya tidak bermakna karena tidak dapat "diramu" menjadi bahan-bahan yang termanfaatkan. Untuk itu asupan nutrisi zink menjadi mutlak adanya, apalagi jika kita menginginkan anak-anak kita memiliki kecerdasan Tinggi, Tubuh sehat, Daya Tahan Kuat, Pertumbuhan Pesat
Akhibat Kekurangan Mineral Zinc
1. pertumbuhan terhambat
2. Kecerdasan rendah
3. Gangguan hormonal
4. Rambut rontok,botak
5. Cacat kandungan
6. Jerawat/penyakit kulit
7. Penyembuhan luka terhambat
8. Nafsu makan terganngu
9. Sariawan dan panas dalam
10.Diare
Tersedia Suplement Zinc organik alamiah hasil bioteknologi Modern dalam kemasan 60 kapsule harga Rp.111.550. Karakteristik produk : Kualitas teruji, Halal, aman dan tidak berefek samping.
Bagi yang membutuhkan atau mau jadi distributor dalam jaringan kami silakan hubungi kami.
Klik saja Pendaftaran online atau hubungi : 087888992799
Tidak ada komentar:
Posting Komentar