************* بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ,الْحَمْدُ للّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ (٢)الرَّحْمـنِ الرَّحِيمِ (٣)مَالِكِ يَوْمِ الدِّينِ (٤)إِيَّاكَ نَعْبُدُ وإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ (٥)اهدِنَــــا الصِّرَاطَ المُستَقِيمَ (٦)صِرَاطَ الَّذِينَ أَنعَمتَ عَلَيهِمْ غَيرِ المَغضُوبِ عَلَيهِمْ وَلاَ الضَّالِّينَ*******أقم الصلواة لدلوك الشّمس الى غسق اللّيل وقر آن الفجر. انّ قر آن الفجر كان مشهودا. ومن اللّيل فتهجّدبه نافلة لك عسى أن يبعثك ربّك مقاما محـــمودا. (ا لا ســر ***)هُوَ اللهُ الَّذِىْ لا اِلٰهَ اِلاَّ هُوَ الله اَلرَّحْمٰنُ اَلرَّحِيْمُ اَلْمَلِكُ اَلْقُدُّوْسُ اَلسَّلَامُ اَلْمُؤْمِنُ اَلْمُهَيْمِنُ اَلْعَزِيْزُ اَلْجَبَّارُ الْمُتَكَبِّرُ اَلْخَالِقُ اَلْبَارِئُ اَلْمُصَوِّرُ اَلْغَفَّارُ اَلقَهَّارُ اَلْوَهَّابُ اَلرَّزَّاقُ اَلْفَتَّاحُ اَلْعَليْمُ اَلْقَابِضُ اَلْبَاسِطُ اَلْخَافِضُ اَلرَّافِعُ اَلْمُعِزُّ اَلْمُذِلُّ اَلسَّمِيْعُ اَلْبَصِيْرُ اَلْحَكَمُ اَلْعَدْلُ اَللَّطِيْفُ الْخَبِيْرُ الْحَلِيْمُ الْعَظِيْمُ اَلْغََفُوْرُ الشَّكُوْرُ اَلْعَلِيُّ الْكَبِيْرُ اَلْحَفِيْظُ اَلْمُقِيْطُ اَلْحَسِيْبُ اَلْجَلِيْلُ اَلْكَرِيْمُ اَلرَّقِيْبُ اَلْمُجِيْبُ اَلْوَاسِعُ اَلْحَكِيْمُ اَلْوَدُوْدُ اَلْمَجِيْدُ اَلْبَاعِثُ اَلشَّهِيْدُ اَلْحَقُّ اَلْوَكِيْلُ اَلْقَوِىُّ اَلْمَتِيْنُ اَلْوَلِيُّ اَلْحَمِيْدُ اَلْمُحْصِيُ اَلْمُبْدِئُ اَلْمُعِيْدُ اَلْمُحْيِىُ اَلْمُمِيْتُ اَلْحَيُّ اَلْقَيُّوْمُ اَلْوَاجِدُ اَلْمَاجِدُ اَلوَاحِد الاَحَدُُ اَلصَّمَدُ اَلْقَادِرُ اَلْمُقْتَدِرُ اَلْمُقَدِّمُ اَلْمُؤَخِّرُ اَلاَوَّلُ اَلاٰخِرُ اَلظَّاهِرُ اَلْبَاطِنُ اَلْوَالِىُ اَلْمُتَعَالِىُ اَلْبَرُّ اَلتَّوَّابُ اَلْمُنْتَقِمُ اَلْعَفُوُّ اَلرَّءُوْفُ مَالِك الْمُلْكِ ذُالْجَلالِ و َلاِكْرَامِ اَلْمُقْسِطٌُ اَلْجَامِعُ اَلْغَنِىُّ اَلْمُغْنِىُ اَلْمَانِعُ اَلضَّارُّ اَلنَّافِعُ اَلنُّوْرُ اَلْهَادِىُ اَلْبَدِيْعُ اَلْبَاقِىُ اَلْوَارِثُ اَلرَّشِيْدُ الصَّبُوْرُ

Kamis, 16 September 2010

KEMBALI KE FITRAH, KEMBALI TINGKATKAN KUALITAS DIRI







Membina anak-anak berbakat, cerdas, kreatif untuk dapat berprestasi itu mudah. Namun membina anak-anak dengan kemampuan biasa bahkan di bawah rata-rata, yang memiliki berbagai hambatan dan keterbatasan tentu memerlukan romantika tersendiri. Berikut sedikit contoh bagaimana peran pembinaan, motivasi dan pendampingan mampu mengasah arang menjadi intan.

Dalam sebuah episode serial TV MC. Giver, ada pertanyaan filosofis yang menarik. Seorang profesor secara retoris mengajukan pertanyaan kepada Mc. Giver : "kalau tanpa tekanan, bagaimana arang bisa berubah menjadi intan ?".

Satu hal yang menarik yang merupakan romantika pembinaan atau treatment adalah : bagaimana kita dapat memberikan "treatment" yang tepat sehingga perubahan yang kita inginkan dapat optimal ? Bagaimana memberi tekanan agar arang dapat menjadi intan, bukan sekedar menjadi batu grafit, atau justru jadi debu ?

Tidak semua orang diberi kemampuan untuk itu.

Alhamdulillah, dalam perjalanan hidup saya, prestasi yang menurut saya sangat membanggakan adalah bagaimana saya dapat memotivasi orang lain, untuk mencapai prestasi-prestasi hidupnya pada saat-saat kritis dengan optimal. Prtestasi ini sangat saya syukuri, karena bagi saya ini adalah anugerah yang luar biasa yang dikaruniakan oleh Allah SWT.

Dan saat ini, saya berniat untuk memberikan konstribusi kepada masyarakat, melalui anugerah yang telah Allah karuniakan kepada saya. Saya yakin, Allah akan memberikan Hidayah, bimbingan, dan menununtun setiap langkah saya. Insya Allah.




Dengan kemampuan di bawah rata-rata, 3 gadis ini dapat menjadi salah satu juara pada ajang Karya Ilmiah Tingkat Nasional yang diselenggarakan oleh Perusahaan Kosmetik tingkat dunia L'oreal.



Hasil Tes IQ dan kemampuan umumnya biasa-biasa saja, bahkan diajurkan untuk tidak masuk IPA, dengan menekankan kesadaran pada kemampuannya untuk melakukan upaya-upaya yang harus dilakukan, Dia dapat masuk Ke Fakultas Teknik elektro UGM. Fisiknya yang lemah dan cenderung jarang olah raga, membuatnya ragu untuk tes fisik lari keliling Stadion Utama Senayan 10 Kali putaran. Namun dengan motivasi yang terus diberikan , akhirnya dapat finish di tempat ke dua, dan diterima Di salah satu BUMN Telekomunikasi ternama.

Ayahnya yang benar-benar menpercayakan pembinaan untuknya secara tulus, "sumonggo kerso pak Darwono mawon" demikian Bapaknya bilang dalam bahasa jawa, menjadikan dorongan untuk melakukan amanat itu sebaik mungkin.




Dengan kemampuan dan prestasi yang Pas-Pasan, bimbingan dan kepatuhan terhadap nasihat serta doa ibunda, akhirnya dia Diterima di Fakultas Teknik Salah Satu PTN Di Bandung.




Konsul dari sebuah Bimbel Ternama melarangnya memilih Fakultas Kedokteran, Sambil menangis didorong Kakaknya yang Kepala Sekolah, Bimbingan dan Strategi yang tepat akhirnya dia diterima di Fakultas Kedokteran Salah satu PTN terkemuka.




Diterima Di IKIP Jurusan Kimia, sesuai mata pelajaran yang saya ajar padanya, tetap membuatnya ragu, karena menurutnya, kebijakan Zero Growth pada pengangkatan PNS guru akan membuatnya sulit, konsultasi saat itu membuatanya mantap masuk IKIP dengan berbagai antisipasi, diantaranya adalah Jadilah Yang terbaik, maka berbagai peluang bisa terbuka. Alhamdulillah jadi Guru yang sangat berprestasi.

Nasihat Sebelum Kuliah : kalau mau masuk IKIP, begitu masuk langsung tancap Prestasi. Jadilah Yang terdepan.



Bimbingan Yang Tepat, yang sesuai dengan minatnya, Membuatnya mau belajar kembali dengan teratur sehingga dapat lulus dan kemudian menyelesaikan studynya di UGM dan sekarang Mantap Berkarir sebagi HUMAS DI SEBUAH DEPARTEMEN (ke dua dari kanan). Kreatifitas bertindak yang dinasehatkan kepadanya, mampu menyelamatkannya dari rong-rongan preman-preman dengan berakting sebagai bencong.



MADAH BURUNG ELANG

Jangan Kau puas
dengan kemampuanmu terbang siang,
Belajarlah pada Kunang,
Bagaimana dia taklukan gelap malam


Tidak ada komentar:

Posting Komentar